Bila kamu suka melihat video website dengan tema-tema keluarga atau orang yang tinggal di Korea kemungkinan kamu pernah singgah ke saluran sebuah keluarga multikultural yang tinggal di situ yakni Kimbab Family. Akhir-akhir ini saluran ini sempat dibahas sampai viral di sosial media. Pasalnya vlog yang dibikin oleh keluarga ini berasa hebat dan mempunyai content yang berguna mengenai kehidupan setiap hari atau sistem parenting yang secara tidak langsung diberikan oleh orangtua.

Disamping itu yang makin menambah keluarga ini disukai ialah si ibu, Gina Selvina yang disebut orang Indonesia yang rupanya mempunyai latar pengajaran dan pekerjaan yang memikat. Kita baca yok secara lengkap!

Di tahun 2013, saat umur Gina 22 tahun, dia jadi sekretaris Dahlan Iskan. Namanya sempat ramai disebut dalam suatu acara “Surat untuk Indonesia” yang diadakan di Binus Business School Senayan oleh Dahlan. Dikutip dari Tempo, Dahlan memuji-muji sekretarisnya ini dengan deskripsi sebagai figur wanita yang pandai, elok, tinggi, muda, punyai tekad, dan mempunyai kemauan belajar yang paling kuat. Menurut dia, Gina ialah seorang wanita yang aktif dan kreasinya kuat. Dia adalah kisah wanita jaman saat ini yang menurut dia makin maju.

Mungkin betul pernyataan “Kejarlah pengetahuan sampai ke negeri Cina”

Pasangan ini membuat saluran Youtube persisnya pada 22 Juli 2018 dan menyebut diri sebagai Kimbab Family yag terbagi dalam Mama Gina, Appa Jay, dan tiga orang anak yakni Suji, Yunji, dan Jio. Isinya berisi aktivitas mereka saat di Korea yang disebut rumah mereka sekarang ini atau terkadang saat pulang daerah ke Indonesia. Mereka memberi claim jika keluarga ini adalah keluarga mulikultural sebab Mama Gina yang dari Bandung dan. Appa Jay berawal dari Korea dan macam bahasa dan budaya yang mereka punyai. Sekarang subscribers saluran mereka capai 988 ribu lo.

Gina jadi bukti jika meskipun pada akhirnya memilih untuk jadi ibu rumah-tangga juga, tidak ada. Skelirunya bila mempunyai pengajaran yang tinggi. Lewat vlognya, dia dapat memperlihatkan bagaimana pengetahuan yang dia kejar sampai ke Cina tetap bermanfaat dalam mengajarkan anak-anaknya. Semangat, Mam!

error: Content is protected !!